Senin, 09 Agustus 2010

Manusia Biasa


Gak bisa di pungkiri lagi, selayaknya manusia biasa yang mempunyai CINTA dan RASA, tentulah kita pernah merasakan ketertarikan yang begitu dahsyat, getaran hebat, desiran kuat, dll saat kita bertemu dengan seseorang yang luar biasa menurut pandangan kita. Entah ketampanan/kecantikannya, kesholehannya, atau banyak alasan yang lain yang seringkali tidak dapat dilogika, karena cinta tak kenal logika (katanya sih getooo, hehehe)


Terkadang.. disadari atau enggak, terbersit rasa yang manusiawi, sebuah anugerah Allah. Disini aku gak bermaksud menghakimi kalian untuk segera membunuh rasa itu, tapi pandai-pandailah mengatur anugerah terindah itu. Ungkapkan jika kamu mampu dan berani, lalu melangkahlah ke jenjang berikutnya segera. Jika tidak, simpanlah rasa itu, dekatkan diri pada Pemilik Rasa, wallahualam apa yang terjadi berikutnya adalah urusanmu dengan-Nya. “tapi ga sesimpel itu sih!! Ya kalo aku nyatakan terus diterima, kalo ditolak?”

Kalau di tolak, PASRAH aja "ya sudahlah" (kaya' lagunya bondan, hihi). Percayalah Allah akan memberimu yang lebih baik. Meski seringkali hasrat untuk hidup bersama sang pujaan begitu menggebu, namun apa daya jika cinta bertepuk sebelah tangan? Pendamlah rasa itu, kuburlah, simpan di suatu kotak kemudian kunci rapat dan letakkan kotak itu di sudut tergelap yang ada di hatimu. Kamu harus yakin, Allah paling Tahu apa yang terbaik bagimu. Dia pasti akan mempertemukan kita dengan orang yang memberikan kebahagiaan seperti yang kita angankan. Bahkan mungkin lebih dari yang kita harapkan. Anggap saja ini bagian dari lika-liku kehidupan.

Suatu hari nanti saat kita telah menikah dengan orang lain, bukan dengan si dia yang kita idamkan, niscaya kita takjub dengan kebahagiaan yang kita rasakan. Bahwa sang pujaan akan datang ke rumahmu. Perjodohan adalah perkara gaib. Tanpa ada seorang pun yang tahu kapan dan dengan siapa kita akan berjodoh. Cinta dan jodoh gak mengenal status dan identifikasi fisik. Bukan karena kamu cantik maka para ikhwan menyukaimu. Juga bukan karena akhi seorang hamalatud dakwah lalu setiap akhwat mendambakannya.

Bila hari ini Allah belum mempertemukan kita dengan orang yang kita cintai, insya Allah ia akan datang esok atau lusa, atau kapanpun ia menghendaki, itu adalah bagian dari kekuasaanNya.

THANKS to Allah,Yang telah memberikan kenikmatan atas rasa ini dan menyelamatkan diri ini dari segala angan-angan semu

KEEP SMILE GUYS :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar