Saturday, April 23, 2011

Teori Implisit untuk Tania

            “Eh Ris.. lo mau ngambil kuliah dimana nih?” gadis berkacamata yang berambut panjang itu membuka percakapan.
            Perempuan yang berada di depannya hanya menggelengkan kepalanya.
            “Loh kok gak tau sih? Payah lo ah! Tinggal sebulan lagi tau. Bukannya lo pengen  FK di Surabaya? Yaudah ambil sana aja, toh otak lo juga ga bodoh-bodoh amat. Gue aja yang di bawah standart juga berani ngambil kuliah di Bandung. Atau lo mau gabung ma gue aja?

Thursday, April 14, 2011

Kota Mesin

        “Aku muak dengan semua ini. Kembalikan aku dengan nenekku,” Zaki berteriak sekencang-kencangnya.
            “Tenanglah.. ada apa denganmu Zaki? Ku mohon, tenanglah sejenak,” wanita di depan Zaki terlihat begitu kebingungan melihat ulah Zaki yang sudah tak bisa dikendalikan lagi. Tanpa sadar, air mata wanita itupun menetes perlahan membasahi pipinya yang mulai ditutupi garis-garis keriput.

Saturday, April 9, 2011

Jujur Harga Mati

            Seperti biasa, aku sangat menyukai cafetaria kecil yang sederhana ini. Selain letaknya hanya beberapa meter dari kantorku, menu makanan dan minuman disini juga bermacam-macam, harganya pun cukup murah. Meskipun tempatnya ramai akan pengunjung, tapi suasana disini terlihat begitu nyaman dan tenang.

Sunday, April 3, 2011

Wahai calon suamiku, belahan jiwaku, TEMUKANLAH AKU...

Bismillahirrahmanirrahim..
Untuk calon suami dunia akhiratku
Asssalamu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Saturday, April 2, 2011

Tiga Pekan Bersamamu

Tiga Pekan Bersamamu
Oleh: El Mukarrima


            “Hei hei.. kakak cantik” anak kecil yang ada di sebelahku memanggilku berkali-kali. Entah dia juga seorang pasien atau anak iseng yang berkeliling di rumah sakit ini.
            “Diamlaaaaahhhh beriisssiiiikkk” teriakku dengan nada tinggi.