Sabtu, 01 Januari 2011

Islam Agamaku



Kering airmata mengalir ke muka…
Meninggalkan kesan sahdu hiba…
Merobek jiwa parah luka…
Mencari arah cahaya sinarNya…
Kemana dimana langkah akhirnya…


Dalam puisi kias berbunga…
Ditulis dengan mata pena…
Tanpa diduga terhasil citra…
Perjalanan demi perjalanan Dia…
Mengungkap rahasia demi rahasia…

Tanah asal kejadian manusia…
Dipijak dilangkah jua akhirnya…
Bila puisi akan berbicara…
Dan siapakah pendendangnya…
Akukah? Sedang aku tidak mampu bersuara…
Hanya Dia mampu berkata…

Jasad yang dihias didunia…
Jatuh rapuh ke tanah jua…
Adakah aku ingat wajah pemberianNya…
Sedangkan aku tiada wajah rupa…
Ya Allah… mengapa wajah aku tidak seperti mereka…
Engkau hias wajah mereka…
Sehingga sempurna kejadiannya…

Hujan memayungi menyelimut hiba…
Memberikan semangat dikala luka…
Aku merayu kepada Maha Pendengar derita…
Berikanlah aku kasih walaupun kain yang hina…
Agar dapat tutup gendang telinga…
Supaya tidak terasa kesunyian suara…

Hujan berlari menghilang entah kemana…
Digantikan cahaya mengindahkan suasana….
Aku kembali berdiri semula…
Walau tiada apa…
Tetap aku bersyukur…
Karena aku berdiri didalam agamaNya…
Islam agama yang mulia…

Bersyukurlah Walau Tiada Apa…

*Siti Fatimah Al-Farisy*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar