Selasa, 15 Maret 2011

Kuda-kudaan

     Sudah menjadi kewajiban bagi Baginda Rosul untuk menunaikan sholat secara berjamaah. Disuatu bilangan rakaat dimana baginda yang mulia ini sedang bersujud, tiba-tiba dua cucunya yang masih berusia dini itu -Husen dan Hasan- menaiki punggungnnya. Husen dan Hasan bermain layaknya kuda-kudaan. 

     Sang Baginda pun berdiam lama dalam sujudnya. Para sahabat yang menjadi makmumnya terheran-heran, ada apa gerangan? Kenapa sujud kali ini terasa lebih lama? Berkelibat pertanyaan muncul di kepala mereka. Tak kuasa, akhirnya salah seorang dari mereka mendongakkan kepalanya. Dilihatnya ternyata di punggung Baginda ada Husen dan Hasan sedang bermain. Baginda tetap tak bergeming, hingga akhirnya kedua cucunya itu turun sendiri dari punggung baginda yang mulia Rosulullah SAW.


     Usai menyelesaikan bilangan rakaat shalatnya. Sahabat Rosul berkata, "Mengapa kalian bermain kuda-kudaan di punggung Nabi?"
Husen dan Hasan pun menjawab dengan celoteh riang layaknya anak-anak seumuran mereka, "Karena punggung Rosul enak buat kuda-kudaan, paling bagus diantara yang bagus"
     "Dan kalian adalah pengendara kuda yang paling jago sedunia" ujar Baginda Rosulullah SAW.
     Setelah memuji kedua cucunya sehingga membuatnya cukup senang, Baginda pun melanjutkan ucapannya dengan lemah lembut, "Tapi lain kali jangan seperti itu ya, coba lihat wajah paman-pamanmu. Kasian mereka, sujudnya jadi lama"
Senyum Baginda sambil membelai kepala kedua cucunya.
Hasan dan Husen pun mengangguk, tanda mengerti.

#Salam Cinta Untukmu Ya Baginda Rosul -eL-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar